RAMADAN DAN KEBIASAAN BAIK

RAMADAN DAN KEBIASAAN BAIK

RAMADAN DAN KEBIASAAN BAIK#4

By : Sunardi Munari

Kehidupan manusia tidak lain adalah sekumpulan kebiasaan-kebiasaan. Karena kebiasaan seringkali menguasai manusia. Barangsiapa yang membiasakan melakukan kebaikan, maka hal itu akan menjadi sifat yang tetap bagi dirinya, begitu pula sebaliknya. Ramadhan Allah jadikan agar kita senang melakukan kebiasaan-kebiasaan baik. Ramadhan adalah kesempatan untuk berbuat baik. Di bulan Ramadhan memang begitu mudah untuk melakukan kebaikan. Itulah mengapa Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam semangat melakukan kebaikan lebih dari waktu-waktu lainnya.
Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih banyak lagi melakukan kebaikan di bulan Ramadhan. Beliau memperbanyak sedekah, berbuat baik, membaca Al Qur’an, shalat, dzikir dan i’tikaf.” (Zaadul Ma’ad, 2: 25)

Kalau di Ramadhan kita tak bisa melakukan kebiasaan yang baik, di bulan mana lagi kita dapat melakukan kebiasaan yang baik itu.
Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – أَجْوَدَ النَّاسِ بِالْخَيْرِ ، وَأَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ لأَنَّ جِبْرِيلَ كَانَ يَلْقَاهُ فِى كُلِّ لَيْلَةٍ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ حَتَّى يَنْسَلِخَ يَعْرِضُ عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – الْقُرْآنَ ، فَإِذَا لَقِيَهُ جِبْرِيلُ كَانَ أَجْوَدَ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling gemar melakukan kebaikan. Kedermawanan (kebaikan) yang beliau lakukan lebih lagi di bulan Ramadhan yaitu ketika Jibril ‘alaihis salam menemui beliau. Jibril ‘alaihis salam datang menemui beliau pada setiap malam di bulan Ramadhan (untuk membacakan Al Qur’an) hingga Al Qur’an selesai dibacakan untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Apabila Jibril ‘alaihi salam datang menemuinya, tatkala itu beliau adalah orang yang lebih cepat dalam kebaikan dari angin yang berhembus.” (HR. Bukhari no. 4997 dan Muslim no. 2308).

Di bulan Ramadhan budayakanlah melakukan kebiasaan baik agar kebiasaan baik itu terus melekat pasca Ramadhan. Barangsiapa yang membiasakan dirinya selalu berdzikir kepada Allah Ta’ala, maka dia terbiasa dengan kebiasaan ini. Barangsiapa membiasakan selalu tersenyum kepada siapa saja, maka tersenyum itu akan menjadi kebiasaan baginya.

Gemar membaca adalah buah dari kebiasaan bersabar untuk selalu membaca. Gemar sedekah adalah hasil dari kebiasaan bersedekah selama ini. Gemar qiyamulail adalah buah dari dari kebiasaan menguatkan hati untuk selalu qiyamulail. Sama dengan kebiasaan mengusap-usap jenggot atau tangan yang bergerak saat berbicara itu adalah kebiasaan yang dilakukan sejak lama hingga terbentuk seperti itu.

Begitupun sebuah keburukan jika menjadi kebiasaan akan terbentuk dalam diri seseorang kebiasaan berbuat buruk. Terbiasa dusta terbentuk manakala selama ini selalu membiasakan berlaku dusta dan bohong. Terbiasa memakan harta dan mencari harta yang syubhat merupakan buah dari kebiasaan yang selama ini meremehkan dosa. Kebiasaan tidak disiplin adalah buah dari kurang memperhatikan waktu sejak lama. Kebiasaan berhutang dan tak membayar adalah bentuk dari kebiasaan yang dilakukan sejak lama hingga tak malu jika tidak membayar hutang.

Kehidupan seseorang tidak lain terdiri dari sekumpulan kebiasaan-kebiasaan.
Maka mulailah melakukan kebiasaan-kebiasaan baik sejak hari ini. Seseorang selalu melakukan apa yang telah menjadi kebiasaannya, seperti yang diungkapkan oleh seorang penyair,”Bagi setiap orang sesuatu yang dibiasakannya.”

Ramadhan jadikanlah sebagai sarana untuk istiqamah dalam kebiasaan yang baik, karena ini akan menuntun kita kepada husnul khatimah. Dinyatakan oleh Imam Ibnu Katsir dan Imam as-Sa’adi serta ulama lainnya rahimahumulLaah:

أَنَّهُ مَنْ عَاشَ عَلَى شَيْءٍ مَاتَ عَلَيْهِ

“Sungguh siapa saja yang hidup di atas suatu kebiasaan tertentu, dia pun akan diwafatkan di atas kebiasaan tersebut.” (Ibnu Katsir, Tafsiir al-Qur’aan al-‘Azhiim, 2/101; as-Sa’adi, Taysiir al-Kariim ar-Rahmaan fii Tafsiir Kalaam al-Manaan, 1/130).[]
Wallahu’alam bis showwab.

Open chat
Silakan hubungi kami